Format Usulan Isian Anggaran 2015 Kemenag Pidie Jaya

Pendidikan di Indonesia - Update Artikel terbaru tentang Format Usulan Isian Anggaran 2015 Kemenag Pidie Jaya

Demikianlah informasi Format Usulan Isian Anggaran 2015 Kemenag Pidie Jaya Disampaikan dalam Blog ini. Admin Perencana.INFO mengucapkan banyak terima kasih.
Baca Selengkapnya - Format Usulan Isian Anggaran 2015 Kemenag Pidie Jaya

Jenis - Jenis Pendidikan di Indonesia

Jenis - Jenis Pendidikan di IndonesiaPendidikan di Indonesia - Update Artikel terbaru tentang Jenis - Jenis Pendidikan di Indonesia. Untuk bisa mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan, dalam proses pendidikan yang berfungsi untuk mengembangkan suatu potensi yang ada didalam diri para peserta didik disebut sebagai jalur pendidikan. Pada prinsipnya, Jalur Pendidikan dibedakan ke dalam 3(tiga) jenis, yaitu

1. Pendidikan formal
Pendidikan formal adalah pendidikan yang ditempuh pada lembaga legal dan tahapan dalam pendidikan ini $angat jela$. Dalam pendidikan Formal,  pe$erta didik haru$ menempuh pendidikan da$ar yang memiliki dura$i waktu $elama 9 ($embilan) tahun, $elanjutnya dilanjutkan ke tingkat $MA atau $MK, $etelah itu para pe$erta didik juga ma$ih bi$a melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi yaitu ke Perguruan tinggi.

2. Pendidikan Non-Formal
Pendidikan non-formal  bia$anya terdapat pada anak u$ia belia ataupun $ebagai pendidikan penunjang kegiatan belajar $ecara formal. Pendidikan non-formal  $angat mudah kita jumpai, $eperti  hadirnya tempat kur$u$,  $eperti  kur$u$ bimbingan belajar, kur$u$ menyanyi, kur$u$ menari dan $ebagainya. $edang  yang lainnya  bi$a kita jumpai pendidikan di TPA untuk pe$erta didik beragama Mu$lim atau  $ekolah Minggu untuk pe$erta didik beragama Kri$ten dan Khatolik.  Memang tidak $emua lapi$an ma$yarakat mampu mengenyam pendidikan non-formal, tapi banyak juga lembaga yang menyediakannya $ecara grati$.


3. Pendidikan informal
Di$ebut $ebagai pendidikan informal karena pendidikan ini dilakukan $ecara mandiri dari dalam diri $endiri yang memiliki ke$adaran $erta tanggung jawab yang penuh dalam pro$e$ penerapannya. Pendidikan informal bia$anya dimulai dari lingkungan keluarga $erta lingkungan ma$yarakat. Jika pendidikan ini dimulai dari ruang lingkup keluarga, maka peran orang tua $angatlah penting karena orang tua merupakan panutan pertama yang bia$anya dijadikan teladan dari para pe$erta didik.  Maka dari itu, orang tua pun haru$ memiliki keahlian dan pengetahuan yang cukup $ehingga dampak yang diharapkan akan berha$il dengan baik. $ementara itu, pendidikan dari lingkungan ma$yarakat juga tidak kalah penting, karena peran ma$yarakat adalah $ebagai penunjang pembentukan karakter $e$eorang.  Jika kita memiliki lingkungan ma$yarakat yang baik, maka para pe$erta didik pun akan menghormati dan menjalankan $e$uai adat dan i$tiadat yang ada. Namun jika dilingkungkan ma$yarakat tidak memiliki perilaku yang baik, dikhawatirkan akan memiliki dampak yang buruk dalam perkembangan mental $e$eorang.
Demikianlah informasi Jenis - Jenis Pendidikan di Indonesia Disampaikan dalam Blog ini, Jangan lupa baca juga Sebab Utama Mutu Pendidikan di Indonesia Rendah, Tatacara Penggunaan Dana BOS Tahun 2014  dan Pedoman Pelaksanaan USBN PAI Tahun Pelajaran 2014 . Admin Perencana.INFO mengucapkan banyak terima kasih
Baca Selengkapnya - Jenis - Jenis Pendidikan di Indonesia

Sebab Utama Mutu Pendidikan di Indonesia Rendah

Sebab Utama Mutu Pendidikan di Indonesia RendahPendidikan di Indonesia - Update Artikel terbaru tentang Sebab Utama Mutu Pendidikan di Indonesia Rendah . Ini ada tujuh penyebab kenapa mutu pendidikan di Indonesia berkurang.
1. Pembelajaran hanya pada buku paket
Di indone$ia telah berganti beberapa kurikulum dari KBK menjadi KT$P. Hampir $etiap menteri mengganti kurikulum lama dengan kurikulum yang baru. Namun adakah yang berbeda dari kondi$i pembelajaran di $ekolah-$ekolah? Tidak, karena pembelajaran di $ekolah $ejak zaman dulu ma$ih memakai kurikulum buku paket. $ejak era 60-70an, pembelajaran di kela$ tidak jauh berbeda dengan $ebelumnya. Apapun kurikulumnya, guru hanya mengenal buku paket. Materi dalam buku paketlah yang menjadi acuan dan guru tidak mencari $umber referen$i lain.

2. Mengajar $atu Arah
Metode pembelajaran yang menjadi favorit guru mungkin hanya $atu, yaitu metode berceramah $atu arah. Karena berceramah itu mudah dan ringan, tanpa modal, tanpa tenaga, tanpa per$iapan yang rumit.  Metode ceramah menjadi metode terbanyak yang dipakai guru karena memang hanya itulah metode yang benar-benar dikua$ai $ebagain be$ar guru. Pernahkah guru mengajak anak berkeliling $ekolahnya untuk belajar ? Pernahkah guru membawa $i$wanya melakukan percobaan di alam lingkungan $ekitar ? Atau pernahkah guru membawa $eorang ilmuwan lang$ung datang di kela$ untuk menjela$kan profe$inya?

3. Kurangnya $arana Belajar
$ebenarnya, perhatian pemerintah itu $udah cukup, namun ma$ih kurang cukup. Ma$ih banyak $arana belajar di beberapa $ekolah khu$u$nya daerah, tertinggal jauh dibandingkan $arana belajar di $ekolah-$ekolah yang berada di kota.

4. Aturan yang Mengikat
Ini tentang Kurikulum Tingkat $atuan Pendidikan (KT$P). $ekolah $eharu$nya memiliki kurikulum $endiri $e$uai dengan karakteri$tiknya.

5. Guru tak Menanamkan Di$ku$i Dua Arah
Lihatlah pembelajaran di ruang kela$. $epertinya $udah di$eragamkan. Anak duduk rapi, tangan dilipat di meja, mendengarkan guru menjela$kan. $eolah-olah Anak “Dipak$a” mendengar dan mendapatkan informa$i $ejak pagi $ampai $iang, belum lagi ada $ekolah yang menerapkan Full Day$. Anak diajarkan cara menyimak dan mendengarkan penjela$an guru, $ementara kompeten$i bertanya tak di$entuh. Anak-anak dilatih $ejak TK untuk diam $aat guru menerangkan, untuk mendengarkan guru. Akibatnya $i$wa tidak dilatih untuk bertanya. $i$wa tidak dibia$akan bertanya, akibatnya $i$wa tidak berani bertanya. $ele$ai mengajar, guru meminta anak untuk bertanya. Heninglah $ua$ana kela$. Yang bertanya bia$anya anak-anak itu $aja.

6. Metode Pertanyaan Terbuka tak Dipakai
Contoh negara yang menggunakan pertanyaan terbuka adalah Finlandia. Dalam $etiap ujian, $iwa boleh menjawab $oal dengan membaca buku. Guru Indone$ia belum $iap menerapkan ini karena ma$ih ke$ulitan membuat $oal terbuka.

7. Budaya Mencontek
$i$wa menyontek itu bia$a terjadi. Tapi apakah kita tahu kalau "guru juga menyontek" ? Ini lebih parah. Lihatlah te$-te$ yang diikuti guru, te$ pegawai negeri yang diikuti guru, menyontek telah menjadi budaya $endiri.

Demikianlah informasi Sebab Utama Mutu Pendidikan di Indonesia Rendah Disampaikan dalam Blog ini, Jangan lupa baca juga Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional (POS UN) SMP/SMA Tahun 2014 , Tatacara Penggunaan Dana BOS Tahun 2014  dan Pedoman Pelaksanaan USBN PAI Tahun Pelajaran 2014 . Admin Perencana.INFO mengucapkan banyak terima kasih
Baca Selengkapnya - Sebab Utama Mutu Pendidikan di Indonesia Rendah

SBU TAHUN ANGGARAN 2014

Oleh Perencanaan News pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor : 72/PMK.02/2013 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2014.

SBU TAHUN ANGGARAN 2014 
 

Demikianlah informasi SBU TAHUN ANGGARAN 2014   Disampaikan dalam Blog ini, Jangan lupa baca juga Prosedur Operasi Standar Ujian Nasional (POS UN) SMP/SMA Tahun 2014 , Tatacara Penggunaan Dana BOS Tahun 2014  dan Pedoman Pelaksanaan USBN PAI Tahun Pelajaran 2014 . Admin Perencanaan News mengucapkan banyak terima kasih
Baca Selengkapnya - SBU TAHUN ANGGARAN 2014
Pendidikan di Indonesia Copyright © 2012 Theme By:
Blogger Pemula