Wewenang Revisi Anggaran Oleh Unit Eselon I Kementerian/Lembaga | Bagian 3

Wewenang Revisi Anggaran Oleh  Unit Eselon I Kementerian/Lembaga - dalam revisi anggaran juga harus memperhatikan Batasan Revisi Anggaran DIPA Tahun 2013 agar kebijakan yang diambil tidak menyimpang. 

Revisi Anggaran yang dilaksanakan pada Unit Eselon I Kementerian/Lembaga meliputi:
  1. pergeseran dalam Keluaran yang sama, Kegiatan yang sama dan antar Satker;
  2. pergeseran antar Keluaran, Kegiatan yang sama dan antar Satker; dan/atau
  3. pergeseran antar Kegiatan dan antar Satker.
Revisi Anggaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan kepada Direktorat Jenderal Anggaran.
(1) Kuasa Pengguna Anggaran menyampaikan usulan Revisi Anggaran kepada Unit Eselon I Kementerian/Lembaga dilengkapi dokumen pendukung berupa:
a. Surat Usulan Revisi Anggaran yang dilampiri matriks perubahan (semula-menjadi).
b. SPTJM yang ditandatangani oleh Kuasa Pengguna Anggaran;
c. ADK RKA-K/L DIPA Revisi;
d. TOR dan RAB; dan
e. Surat Pernyataan Penggunaan Hasil Optimalisasi/Sisa Anggaran Swakelola dalam hal Revisi Anggaran berasal dari Hasil Optimalisasi/Sisa Anggaran Swakelola.
(2) Unit Eselon I Kementerian/Lembaga meneliti usulan Revisi Anggaran dan memeriksa kelengkapan dan kebenaran dokumen pendukung yang disampaikan.
(3) Berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan usulan Revisi Anggaran , Eselon I Kementerian/Lembaga menyampaikan usulan Revisi Anggaran kepada Direktorat Jenderal Anggaran untuk mendapat pengesahan.
(4) Ketentuan mengenai tata cara pengajuan Revisi Anggaran pada Direktorat Jenderal Anggaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 39 berlaku mutatis mutandis dalam pengajuan Revisi Anggaran sebagaimana dimaksud pada ayat (3).
(5) Mekanisme penyelesaian Revisi Anggaran  tercantum dalam Lampiran IV yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. (Download PMK Tentang Revisi POK/DIPA Tahun Anggaran 2013)

: Posted on - Thursday, February 21, 2013